Sabtu, 06 Juli 2013

SISTEM PANGAN DAN GIZI


A. Pengertian Sistem Pangan dan Gizi
Sistem berasal dari bahasa Latin (systema) dan bahasa Yunani (sustema) yang berarti suatu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan alira informasi, materi, atau energy untuk mencapai suatu tujuan (http://id.wikipedia.org). Sementara menurut Ida Farida, 2010 sistem merupakan rangkain komponen atau unsur yang saling terkait menuju suatu tujuan yang sama. 
Sistem pangan dan gizi dapat diartikan sebagai suatu rangkaian yang saling terkait yang bertujuan untuk meningkatkan dan mempertahankan status gizi masyarakat dalam keadaan optimal. Adanya sistem pangan dan gizi ini dapat membantu kepala daerah, dan pengelola program untuk mengetahui lokasi mana yang rawan pangan dan gizi, memantau keadaan pangan dan gizi secara berkesinambungan, dan merumuskan usulan tindakan jangka pendek dan panjang.

B. Kepentingan dan Manfaat
Menurut Departemen Pertanian (http://www.deptan.go.id), kepentingan dan manfaat dari sistem pangan dan gizi yaitu:
1. Kepala Daerah
Sebagai dasar menetapkan kebijakan penanggulangan masalah pangan dan gizi dalam:
a. Menentukan daerah prioritas
b. Merumuskan tindakan pencegahan terhadap ancaman krisis pangan dan gizi
c. Mengalokasikan sumberdaya secara lebih efektif da efisien
d. Mengkoordinasikan program lintas sektor
2. Pengelola Program
a. Penetapan lokasi dan sasaran
b. Menyusun kegiatan terpadu sesuai dengan tugas pokok dan fungsi sector
c. Proses pemantauan pelaksanaan
d. Melaksanakan kerjasama lintas sector
e. Mengevaluasi pelaksanaan program
3. Masyarakat
a. Kemungkinan kejadian krisis pangan di masyarakat dapat dicegah
b. Ketahanan pangan ditingkat rumah tangga menigkat
c. Melindungi golongan rawan dari keadaan yang dapat memperburuk status gizi

C. Subsistem dalam Sistem Pangan, Gizi, dan Kesehatan
 
Ada 4 komponen, yaitu:
1. Penyediaan pangan
a. Produksi bahan pangan
Adalah penyediaan pangan pertama kearah konsumsi pangan. Seperti pemakaian bibit unggul, penggunaan pupuk, pemakaian irigasi teknis, penggunaa alat dan obat pembasmi hama, penerapan teknologi.
b. Pasca panen
Dilihat dari cara pengeringannya dengan tujuan tidak mengalami kerusakan terlalu banyak dan dapat dipasarkan dalam kondisi baik. 
c. Perdagangan bahan pangan
Bahan pangan yang tidak cukup diproduksi di suatu Negara atau wilayah harus dimasukkan atau diimpor, sedangkan bahan pangan yang diproduksi berlebih harus diekspor, agar tidak merugikan para produsen.
d. Teknologi pangan
Di abad teknologi sekarag ini, teknologi pangan juga sangat penting bagi pengadaan pangan yang mencukupi dan merata sepanjang tahun, serta bias diperoleh di seluruh daerah / negeri, tidak saja di daerha produksi.
2. Distribusi Pangan
Kelancaran distribusi sangat tergantung pada kondisi sarana transport bahan makanan seperti dalam dus; kaleng; karung; dsb.pengolahannya,penyimpanan dan pengemasannya harus memenuhi syarat-syarat tertentu, terutama bagi bahan makanan yang mudah rusak. Serta pemasaran pangan tersebut.
3. Konsumsi Pangan
Konsumsi pangan teridiri dari komoditas pangan dalam perdagangan, ialah apa yang kita beli, kita masak, kita susun sehingga menjadi suatu hidangan dan kebiasaan makan perorangan.
4. Utilisasi Makanan
Bahan makanan yang sudah dikonsumsi, akan di cerna yang dimulai dari mulut s/d usus, terjadi penyerapan yaitu proses zat gizi masuk ke dalam darah dan diangkut ke sel-sel, dan akan terjadi metabolisme yaitu pemecahan dan sintesis zat gizi di dalam sel  penggunaan zat gizi  penyimpanan kelebihan zat gizi sebagai cadangan  pembuangan bahan-bahan yang tidak diperlukan.
Keempat subsistem ini dapat menggambarkan status gizi seseorang, apakah kurag, baik, atau berlebihan.


D. Peran Gizi dalam Pembangunan Nasional, Regional, dan Internasional
Peran pangan dan gizi dalam pembangunan ada 4, yaitu:
1. Pangan dan gizi sebagai kebutuhan dasar manusia
2. Integrasi pangan dan gizi dalam pembangunan
3. Integrasi pangan dan gizi dalam pembanguna pertania
4. “Stakeholders” pangan dan gizi

DAFTAR PUSTAKA

Farida, Ida. (2010). Sistem Pangan dan Gizi. Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama: Kudus

Suyatno. Pengantar Ilmu Gizi Dasar. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro.

Wikipedia. Sistem [Internet]. 2013 [cited 2013 Maret 26]. Available from: http://id.wikipedia.org

Departemen Pertanian. Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi [Interet]. [cited 2013 Maret 25]. Available from:http://www.deptan.go.id

Dunia Kesehatan. Ilmu Gizi [Internet]. 2011 [cited 2013 Maret 2006]. Available from: http://duniakesehatan1.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar